Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tadulako (Untad) kembali membuktikan komitmennya dalam mendorong diskursus akademik bertaraf global. Selama dua hari berturut-turut, tepatnya pada tanggal 24 hingga 25 November 2025, FEB Untad sukses menyelenggarakan konferensi internasional bergengsi, The 3rd Tadulako International Conference on Economics and Business (TICEB).
Pada edisi ketiganya tahun ini, konferensi tersebut mengangkat tema strategis yang sangat relevan dengan potensi geografis Indonesia, yakni “Sustainable Blue Economy: Tourism Business Perspective”.

Agenda akademik ini mendapat dukungan penuh dari pihak rektorat, dengan kehadiran langsung Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Tadulako. Dalam kapasitasnya, beliau turut menyambut baik terselenggaranya forum ini sebagai wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam merumuskan kerangka pembangunan ekonomi pesisir dan kelautan yang berkelanjutan.
Pelaksanaan 3rd TICEB ini berhasil menarik minat dan antusiasme dari kalangan akademisi yang luas. Kegiatan ini dihadiri oleh peserta yang merupakan dosen, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana dari berbagai universitas bergengsi.

Untuk memperkaya wawasan keilmuan dan memberikan perspektif multinasional, panitia turut menghadirkan sederet narasumber ahli, baik di tingkat nasional maupun internasional. Para pembicara tamu ini membagikan riset mutakhir dan pengalaman praktis mereka mengenai tantangan serta peluang dalam sektor pariwisata berbasis blue economy.
Melalui sesi pleno (plenary session) dan presentasi paralel, para peserta diajak untuk membedah bagaimana sektor bisnis pariwisata dapat diintegrasikan dengan prinsip-prinsip ekonomi biru.
Melalui penyelenggaraan The 3rd TICEB ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako berharap dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan dan inovasi riset yang bernilai guna. Konferensi ini diharapkan menjadi jembatan antara teori akademik dan praktik bisnis, sehingga konsep Sustainable Blue Economy tidak hanya menjadi wacana, melainkan dapat diimplementasikan secara nyata untuk kemajuan sektor pariwisata di Indonesia dan dunia.
