Juni 5, 2026

Tingkatkan Kualitas Riset, Prodi S1 Akuntansi FEB Untad Gelar Workshop Karya Ilmiah Bersama Guru Besar Universitas Brawijaya

Dalam upaya terus mendongkrak mutu publikasi dan kualitas tugas akhir mahasiswa, Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tadulako (Untad) menyelenggarakan kegiatan akademik bertajuk Workshop “Penguatan Metodologi Penelitian dan Teknik Penulisan Laporan Karya Ilmiah Berkualitas”.

Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 14 April 2026 ini mengambil tempat di fasilitas modern kampus, yakni Muhidin Smart Classroom. Acara ini mendapat antusiasme yang tinggi dan dihadiri oleh jajaran dosen Akuntansi serta puluhan mahasiswa Prodi S1 Akuntansi yang tengah mempersiapkan tugas akhir maupun penelitian ilmiah.

Workshop ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FEB-Untad. Dalam sambutan pembukaannya, beliau menegaskan pentingnya pemahaman metodologi yang kuat sebagai tulang punggung dari sebuah karya ilmiah yang berkualitas. Beliau juga mengapresiasi inisiatif Prodi S1 Akuntansi yang secara konsisten membekali mahasiswa dan dosen dengan kegiatan peningkatan kapasitas seperti ini, guna memastikan standar akademik FEB Untad tetap kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.

Untuk memberikan wawasan yang mendalam dan komprehensif, panitia menghadirkan pakar akademis yang sangat kompeten di bidangnya, yakni Prof. Dr. Bambang Subroto, SE., Ak., M.M. Beliau merupakan seorang Guru Besar dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya (UB).

Dalam sesi pemaparannya yang interaktif, Prof. Bambang Subroto membedah secara tuntas berbagai aspek krusial dalam penyusunan penelitian akuntansi.

Melalui penyelenggaraan workshop ini, diharapkan para mahasiswa Prodi S1 Akuntansi FEB Untad dapat lebih percaya diri dan terarah dalam merampungkan penelitiannya. Di sisi lain, para dosen pembimbing juga diharapkan mendapatkan penyegaran perspektif dalam mengarahkan mahasiswa untuk menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya sekadar menggugurkan kewajiban akademis, melainkan layak dipublikasikan di jurnal-jurnal bereputasi.